TERPERDAYA BULLY AN TEMAN

 

TERPERDAYA BULLY AN TEMAN

By : MADELINA TAQIYYA SEPTIANA

 

Ada sebuah keluarga kambing yang terdiri dari ayah kambing ibu kambing dan 3 anak kambing yang pertama bernama Tomi , yang kedua Bernama Tomo dan yang ke tiga Bernama Tamat. Tommi  adalah kambing yang sangat tampan ia mempunyai tanduk yang sangat bagus, dan bulunya yang berwarna coklat halus seperti sutra. Tommy adalah kambing yang sangat gagah, ia juga mempunyai tanduk yang sangat bagus dan mirip dengan Tomi, ia mempunyai bulu yang berwarna putih seperti mutiara. Tamat adalah kambing yang dilahirkan berbeda dari dua kakaknya, ia mempunyai bulu berwarna hitam keriting, tidak mempunyai tanduk, dan kaki sebelahnya kecil jadi dia kesulitan untuk berjalan, tetapi Tamat pintar dan juga lucu ,ia selalu menghibur keluarganya. pada suatu hari kedua kakaknya pulang dari sekolah, kemudian kedua kakaknya menyapa tamat ‘’ hai tamat.’’  ‘’ hai juga kak.’’ ‘’ good afternoon.’’ ‘’ good afternoon too kakak.’’ ‘’ how are you? ‘’   ‘’yes, i'm fine kak you? ‘’ ‘’yes i'm fine tamat.’’

        Pada suatu hari Tomo dan Tomi diundang ke acara pesta temannya, Tomo dan Tomi bermain dan bersenang-senang pulang dari pesta tersebut teman-temannya lalu singgah ke rumah Tomo dan Tommy , di sana teman-temannya bermain dan bersenang-senang saat mereka Tengah bermain tomo dan Tommy memperkenalkan ayah kambing,  ibu kambing, dan tamat, tetapi saat Tomo dan Tommy memperkenalkan tamat wajah mereka semua seperti tidak suka kepada tamat, teman-teman Tomo dan Tommy pun pulang. keesokan harinya tomo dan Tommy berangkat sekolah sesampainya disekolah tomo  di sapa  oleh temannya’’ hai Tomo.’’ ‘’hai juga .’’sepoertinya aku tidak mau berteman lagi sama kamu.’’ ‘’ kenapa? kamu nggak mau berteman sama aku.’’ aku malu punya temen kayak kamu yang punya adik cacat kayak gitu, kalau menurut aku sih , mending dibuang aja .!! ‘’ tapi kan tamat baik dan suka menolong.’’ sementara itu, Tommy pun disapa oleh temannya’’ hai Tomi’’ ‘’hai juga.’’ maaf ya kayaknya   aku nggak mau berteman lagi sama kamu’’ ‘’ kenapa? Aku ada salah ya sama kamu .? ‘’nggak kok ,soalnya kamu punya adik yang jelek dan cacat, kalau saran aku sih dibuang aja tuh disingkirin jauh jauh dari kamu  pasti dia nyusahin  kamu kan? ‘’ nggak kok dia nggak nyusahin aku dia malahan sering bantu aku.’’

                 sepulang sekolah, seraya berjalan  mereka berdua berbincang bincang kemudian tomo bertanya kepada kakaknya, ‘’ kak tadi aku disapa oleh temanku, terus katanya temanku nggak mau berteman lagi sama aku karena aku punya adik jelek kayak tamat.’’ ‘’ ya dek sama, tadi  kakak juga disapa sama temen kakak, katanya nggak mau temenan lagi sama kakak  padahal kan tamat baik ,dan juga menolong kita kan dek? gimana ya dek, apa yang harus kita lakukan sekarang.?’’ ‘’ ahaa! aku punya ide kak, gimana kalau besok hari libur kita bawa tamat pergi ke hutan untuk bermain dan nanti kita tinggal  di sana kan nggak mungkin tamat bakal jalan ke rumah sendirian,  dia kan sulit berjalan, dan nggak mungkin tahu jalannya juga kan.? ‘’ iya dek ide bagus tuh, boleh-boleh nanti kalau kita udah sampai  di rumah kita izin sama ayah dan  ibu ya dek.’’ sesampainya dirumah   mereka berdua meminta izin kepada ayah dan ibu kambing "ayah, ibu kami mau izin besok hari libur kami bakal ajak tamat pergi bermain ke hutan  boleh tidak Bu." " tidak usah nak kalau mau bermain, bermain saja berdua nanti kalau kalian bawa tamat,tamat    nyusahin kalian lagi’’.’’ tidak Bu kami janji bakal jaga tamat kok kami akan  bergantian menggendong tamat kan tamat juga pasti senang jadi punya pengalaman juga kan bu ‘’. " ya sudah kalau begitu besok ibu bakal siapin bekal buat kalian pergi bermain’’.  kedua kambing meloncat kegirangan karna di perbolehkan untuk membawa tamat bermain. Hari libur pun tiba, katiga kambing itu pun berangkat dan sudah menyiapkan semua persiapan nya, termasuk bekal yang sudah ibu kambing siapkan. tamat di gendong oleh tomi, mereka pun berangkat menuju hutan, saat mereka sedang berjalan tiba tiba tamat bertanya kepada Tomi " mbeek kak kita mau kemana kok tidak sampai sampai dari tadi tadi, kak Tomi nggak capek gendong aku". " sudahlah km diam saja tidak usah banyak bicara bentar lagi sampai." tomo barkata." sini kak gantian biar aku saja yang menggendong tamat . tamat pun di gendong oleh Tomo, mereka bertiga melanjutkan perjalananya, hari sudah mulai gelap tetapi 3 anak kambing itu belum ada niatan untuk berhenti ,ada sebuah pertigaan mareka bertiga melihat ada 2 orang pemburu yang sangat gagah, dengan membawa tombak nya, kambing kambing itu pun segera berlari dan 2 orang pemburu melihat ada 2ekor kambing putih sedang berlari kedua pemburu itu pun mengejar nya, 2 kambing itu masih terus berlari dijalan yang terjal Tomo lupa jika  sedang menggendong tamat ,  tamat terjatuh dari gendongan Tomo , tamat menangis ,sambil meringis kesakitan dia merangkak bersembunyi di balik semak semak. tamat menangis " mbekk kak Tomi kak Tomi kenapa kalian ninggalin aku disini aku takut mbekkk " .tak lama kemudian terdengar gemuruh derap orang berjalan dengan ketakutan tamat mengintai dari balik dedaunan " hahh kak tomii kak tomoo". Tamat kembali menangis, ternyata Tomo dan Tomi sudah di bawa oleh pemburu itu tamat tidak tau harus melakukan apa, dia terus saja menangis malam sudah berganti menjadi pagi tamat masih saja menangis.

karna ke 3 anak kambing itu tidak pulang semalaman, ayah dan ibu kami pun mencari mereka ke hutan dan mereka mendengar suara tangis yang tidak asing lagi adalah tamat, ayah dan ibu kambing langsung mencari sumber suara tersebut, dan mendekat, saat mereka sudah menemukan tamat, ibu kambing dan ayah kambing langsung memeluk tamat yang masih kedinginan dengan erat tamat masih  menangis kemudian ibunya berkata, ‘’ tamat apa yang telah terjadi? di mana dua kakak-kakakmu itu?. ‘’ Bu tadi malam Kakak dibawa oleh dua orang pemburu, mereka membawa kakak Bu kakak telah mati di tangan pemburu itu buu aku takut.’’ kemudian ibunya berkata, ‘’ tidak apa-apa nak, mungkin ini sudah takdir kakak kakak mu meninggal di tangan pemburu itu, bersyukurlah nak  kamu masih di beri kesempatan untuk hidup sama Allah,berkat bulu mu itu kamu dilindungi dan kamu terhindar dari dua mata pemburu itu, sudah jangan menangis sekarang kita pulang ke rumah, bersih-bersih, makan  dan kita tidur, begitulah mereka sangat bahagia karena telah menemukan tamat tetapi ada kesedihan nya juga 2 anak mereka telah mati .

 

 

……………   TAMAT ……………

Comments

Popular posts from this blog

MENGINSPIRASI.! 7 KEBIASAAN HEBAT ANAK INDONESIA KARYA SISWA SMP QUR'ANIYYAH

The Journey of an Aspiration — Dari Hati yang Ingin Terus Melesat